Category: Business

6 Keuntungan Goodie Bag Sebagai Souvenir

Ketika sedang mengadakan suatu acara pasti membutuhkan banyak sekali perlengkapan. Tak hanya membutuhkan banyak perlengkapan, bahkan terkadang dalam membuat sebuah acara harus dilengkapi souvenir. Souvenir ini adalah buah tangan sebagai tanda terima kasih. Salah satu souvenir adalah goodie bag yang bisa Anda pesan di goodie bag Jakarta.

Apa itu Goodie Bag?

Goodie bag adalah tas seperti kantong plastik atau bisa kita bilang kantong pengganti plastik yang lebih ramah lingkungan. Goodie bag ini memang berbentuk seperti kantong plastik namun tidak terbuat dari plastik. Meskipun goodie bag seperti kantong plastik, namun goodie bag ini lebih modern karena Anda bisa memesan goodie bag ini bisa Anda pesan modelnya sesuai dengan yang Anda inginkan dan warna yang Anda inginkan.

Goodie bag ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai souvenir dari acara seminar dan juga workshop. Karena goodie bag terbuat dari bahan kain, maka goodie bag ini bisa Anda pesan dengan sablonan yang mencantumkan seminar Anda, karena seperti yang tadi sudah dikatakan bahwa goodie bag bisa dipesan sesuai yang Anda inginkan.

Jika Anda berada di daerah Jakarta, maka toko goodie bag Jakarta sangat banyak. Anda tinggal memilih mana toko pemesanan goodie bag yang berkualitas dan tidak terlalu mahal. Jika Anda salah satu orang yang suka mengadakan acara seminar, maka sangat disarankan Anda bekerja sama dengan toko pemesanan goodie bag.

Bekerja sama dengan toko goodie bag dapat menguntungkan Anda. Jika mengadakan sebuah seminar atau workshop pastinya akan memesan goodie bag dalam jumlah yang banyak. Ketika Anda sudah bekerja sama dengan toko goodie bag, maka Anda akan mendapatkan potongan harga entah itu  dengan menggunakan sablon ataupun tidak.

Keuntungan Goodie Bag Sebagai Souvenir

Menjadikan goodie bag sebagai souvenir bukanlah hal yang salah dan itu merupakan hal yang tepat. Karena menjadikan goodie bag sebagai souvenir banyak sekali keuntungan, diantaranya yaitu:

  1. Harga Murah

Sudah jelas dan sudah pasti harga goodie bag lebih murah dibandingkan dengan souvenir-souvenir yang lainnya. Terlebih lagi jika Anda sudah bekerja sama dengan toko goodie bag, maka harga yang ditawarkan juga akan lebih murah dibandingkan dengan toko yang tidak bekerja sama dengan Anda.

  1. Bisa Design

Seperti yang tadi sudah dikatakan diatas bahwa goodie bag bisa Anda pesan sesuai dengan keinginan Anda. Mau model seperti apa, warna apa, ukuran seberapa bisa Anda pesan sesuai dengan keinginan Anda sendiri.

  1. Multifungsi

Karena bentuk goodie bag seperti kantong, maka fungsinya banyak sekali. Goodie bag bisa dijadikan sebagai kantong untuk menempatkan pakaian, makanan, mainan, make up dan sebagainya

  1. Awet dan Tahan Lama

Goodie bag ini memang seperti kantong plastik, namun bedanya adalah kantong plastik hanya bisa dipakai satu kali namun goodie bag ini bisa digunakan berkali-kali. Karena bahannya bukan terbuat dari plastik maka goodie bag ini lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan kantong plastik.

  1. Lebih Aman

Goodie bag bukan terbuat dari bahan plastik sehingga lebih aman karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya.

  1. Memberikan Kesan

Dengan memberikan goodie bag sebagai souvenir memberikan kesan sendiri untuk yang menerimanya, goodie bag ini juga memberikan kesan keakraban atau sebagai tanda terima kasih.

Goodie bag memang pilihan yang tepat untuk dijadikan sebagai souvenir. Karena biaya yang dikeluarkan untuk memesan goodie bag juga tidak banyak. Selain itu goodie bag ini bisa Anda pesan sesuai dengan yang Anda inginkan, bahkan karena bahannya yang terbuat dari semacam kain, maka goodie bag ini sangat mudah untuk di beri sablon untuk membuat goodie bag terlihat semakin bagus.

Goodie bag Jakarta ada banyak sekali sehingga Anda tak perlu khawatir tidak bisa menemukannya. Kini goodie bag juga bisa di pesan secara online sehingga Anda tak perlu pusing memikirkan dimana mendapatkan toko goodie bag. Untuk lebih menguntungkan Anda, sebaiknya Anda melakukan kerja sama dengan toko pemesanan goodie bag.

Soal Pajak E-Commerce, Menkominfo: Supaya Ada Keadilan

E-commerce saat ini memang menjadi salah satu topik yang tidak habis-habisnya untuk dibahas di khalayak umum. Dimana hal ini diakibatkan oleh banyaknya toko-toko online di sosial media yang kini sudah beroperasi begitu lama, dan sudah memiliki pelanggan yang jumlahnya tidak sedikit. Bukan hanya itu, berbagai aplikasi penyedia toko yang menyuguhkan berbagi kebutuhan manusia sehari-harinya, menjadi salah satu pertimbangan undang-undang peraturan untuk masalah e-commerce ini. Mengingat Indonesia sebelumnya belum memiliki peraturan mengenai hal tersebut dalam undang-undang.

Lalu, Apa Saja Sih Poin-Poin Yang Ada Di Peraturan Tersebut?

Kita ketahui bahwasanya usaha seperti membuka toko online, atau sebuah penyedia toko online yang sudah banyak sekali kita ketahui. Dan karena hal itulah menjadi salah satu hal yang harus membutuhkan sebuah peraturan untuk bisa berjalan dengan sebenarnya, dan lainnya. Oleh karenanya ada beberapa hal atau poin yang diberikan dalam peraturan ini:

  • Untuk penyedia sendiri

Dimana disini penyedia market place seperti Tokopedia, Shoppee, dan lainnya harus memiliki NPWP yang mana harus dikukuhkan sebagai PKP. Hal ini sudah diatur dan sudah beroperasi pada tahun 2018 lalu pada tanggal 1 April.

  • Melaporkan PPN dan PPH 1

Dimana seorang penyedia market place harus melaporkan PPN serta PPH-nya pada pedagang serta penyedia jasa yang mereka pakai. Dalam hal ini pelaporannya berkaitan pada kegiatan pemungutan PPN, mengalkulasikan dan menyetor PPN tersebut, hal ini menyangkut dengan penyediaan barang, dan lainnya.

  • Melaporkan PPN dan PPH 2

Hal ini juga harus dilakukan, dimana yang bersangkutan harus membuat sebuah laporan berupa pemungutan, penyetoran dan lainnya, serta pelaporan PPN serta PPH yang ada, untuk penyedia dari Marketplace. Hal ini menyangkut kaitannya dengan penjualan barang yang dimiliki oleh platform Marketplace tersebut.

  • Melaksanakan tutup buku atau rekapitulasi setiap tahun

Dimana hal ini dilakukan oleh pedangan yang mana menggunakan platform tersebut untuk menjual barang mereka. Dan mereka harus melakukan rekapitulasi. Yang mana terkait dengan penjualan di bulan tersebut, tersisa berapa, dan barang yang terjual berjumlah berapa.

Lalu, Adakah Peraturan Lainnya Untuk Masalah E-Commerce Tersebut?

Karena hal ini menyangkut dua pihak yang mana sama-sama berada dalam satu platform marketplace tersebut. Maka ada sebuah poin-pon tersendiri untuk pihak selanjutnya, dimana dalam peraturan tersebut, mereka harus menaati dan harus melakukan sesuai dengan prosedur yang ada. Beberapa poinnya ialah:

  • Untuk penyedia serta pedagang

Yang mana dalam hal ini mereka merupakan salah satu pihak yang menawarkan dagangannya disana. Mereka harus memberikan nomor NPWP mereka kepada penyedia atau pihak dari marketplace tersebut. Dan harus benar dan valid.

  • Mendaftar untuk NPWP

Dimana para pedagang atau penyedia jasa belum memiliki nomor NPWP, maka diwajibkan untuk mereka mendaftar diri mereka untuk mendapatkan nomor NPWP yang mana harus mereka miliki. Sehingga mereka tidak kesusahan dalam menyetorkan nomor NPWP mereka kepada pihak marketplace tersebut.

  • Menyetor PPH pada pihak marketplce

Dimana untuk akhir dari tarif PPh sendiri sebesar kurang lebih 0,5% dari omzet yang dihasilkan dalam setahunnya. Untuk omzetnya sendiri, harus kurang dari 5 miliar dalam satu tahun. Dan itu harus dilaksanakan dengan teliti, dan lainnya.

  • Menyetorkan PPN

Dimana dalam menyetorkan PPN sendiri jika pihak pedangan atau lainnya memiliki omzet lebih dari 4 miliar. Hal tersebut dihitung dalam jangkau waktu satu tahun, dan terus menerus jika berganti tahun. Dan hal tersebut harus dilakukan dengan teliti, dan lainnya. Sekian.