Para bunda, anak-anak Anda adalah harta yang besar dan sangat berharga. Pastikan tubuh mereka sehat supaya mereka selalu dalam keadaan bugar dan bisa beraktivitas bebas setiap harinya dengan baik. Bagi para bunda, jangan lupa bahwa imunisasi itu tidak boleh diabaikan. Justru imunisasi anak itu sangat penting sekali untuk anak-anak Anda supaya terjauh dan terbebas dari berbagai penyakit berbahaya. Anak Anda terutama yang masih berusia bayi itu akan sangat rentan terhadap penyakit. Meskipun bayi sejak lahir memiliki antibodi alami yang berasal dari bundanya, tetapi kekebalan alami itu hanya bisa bertahan beberapa minggu saja.

Jika tidak dilakukan imunisasi maka bayi Anda mudah sakit karena imun nya lemah. Bunda pasti tidak ingin melihat anak-anak nya sakit kan? Apalagi melihat anak Anda menangis karena kesakitan itu pasti sangat menyedihkan. Untuk mencegah hal tersebut maka bunda harus rutin memberikan imunisasi pada anak-anak bunda dengan benar dan teratur.

Kekebalan alami yang dimiliki bayi Anda pasti sangat bergantung pada kondisi bundanya. Maka dari itu sejak masa dalam kandungan pun usahakan bunda selalu mengonsumsi vitamin yang baik bagi kesehatan karena bayi bunda pun akan ikut sehat jika bundanya sehat. Karena pentingnya imunisasi bagi anak-anak Anda, bahkan sekarang pun ada imunisasi untuk beberapa penyakit yang dilakukan kepada orang dewasa. Jadi imunisasi bayi itu justru lebih penting sebagai langkah awal melakukan penjagaan terhadap kesehatan anak Anda sejak dini.

Ini Dia.. Daftar Imunisasi Untuk Buah Hati Bunda.

Perhatian pemerintah dan pihak-pihak kesehatan sangat besar sekali untuk para bayi dan anak usia dini. Terdapat banyak daftar jenis imunisasi yang harus diberikan untuk anak-anak Anda. Hal ini dilakukan untuk melindungi tubuh anak-anak dari berbagai jenis penyakit yang berbahaya bagi kesehatan tubuh mereka tentunya. Imunisasi untuk anak Anda biasanya dilakukan hingga usia 2 tahun atau 24 bulan, dan setiap bulannya itu mendapatkan imunisasi berbeda-beda akan tetapi berurutan. Untuk jadwal imunisasi biasanya terdapat dalam buku khusus untuk imunisasinya, dan disini akan disebutkan daftar-daftar imunisasi yang harus bunda berikan untuk anak-anaknya.

  • Setelah lahir: Hepatitis B-1, Polio -0, dan BCG
  • Usia 2 bulan: Hepatitis B-2, Polio-1, DTP-1, Hib-1, PCV-1 dan Rotavirus-1
  • Usia 3 bulan: Hepatitis B-3, Polio-2, DTP-2, dan Hib-2
  • Usia 4 bulan: Hepatitis B-4, Polio-3, DTP-3, Hib-3, PCV-2, dan Rotavirus-2
  • Usia 6 bulan: PCV-3, Rotavirus-3 dan influenza
  • Usia 9 bulan: Campak-1
  • Usia 12 bulan: varisela, PCV-4 dan japanese encephalitis-1
  • Usia 15 bulan: Hib-4, dan MMR-1
  • Usia 18 bulan: polio-4, DTP-4, Capak-2 dan influenza
  • Usia 24 bulan: Tifoid, Hepatitis A dan japanese encephalitis-2

Daftar jenis imunisasi diatas tersebut sudah berurutan dan dilakukan biasanya hingga usia anak bunda 2 tahun. Pencegahan penyakit dengan imunisasi ini sangat besar sekali manfaatnya bagi anak. Dipastikan jika anak sudah melakukan imunisasi tersebut insya Allah kondisi tubuh anak akan sehat dan terbebas dari penyakit-penyakit yang sangat berbahaya bagi anak.

Imunisasi anak ini sangat penting sekali untuk anak-anak bunda terutama untuk anak berusia di bawah 7 tahun. Sistem kekebalan tubuh mereka masih sangat lemah dan belum terbentuk sempurna sehingga kurang kuat mencegah resiko penyakit yang akan menyerang tubuh mereka. Jika bisa dan tersedia, usahakan anak bunda diimunisasi dengan lengkap sesuai dengan daftar diatas tadi supaya kondisi anak selalu fit dan sehat.

Dampak Imunisasi Bagi Anak-Anak

Sering sekali orang tua mengeluhkan kenapa harus melakukan imunisasi yang banyak untuk anak, bahkan sampai umur mereka 2 tahun. Memang benar, setelah dilakukan imunisasi, selalu ada efek samping pada anak. Namun efek samping dilakukannya imunisasi ini bukan menjadi masalah serius dan sudah menjadi hal yang lumrah bagi anak-anak. Yang dikeluhkan para orang tua setelah melakukan imunisasi pada anak-anaknya adalah demam yang ringan atau tinggi, anak sering rewel, merasakan sakit pada bagian yang disuntik hingga menjadi bengkak, namun gejala memang sudah biasa dan itu tidak akan apa-apa untuk Anda.

Yang menjadi pengecualian adalah ketika anak Anda mempunyai alergi, mungkin beberapa efek samping tersebut cukup bermasalah jika terkena pada anak yang memiliki alergi. Namun para bunda tetap jangan khawatir, dengan mengonsultasikannya ke dokter dan tanyakan bagaimana imunisasi anak yang paling tepat dan harus dilakukan jika diberikan kepada anak yang memiliki keluhan seperti itu. Untuk mengatasi efek samping seperti demam atau bengkak pada bekas suntikan di tubuh anak itu bisa diredakan dengan kompresan air yang hangat dan bisa pula anak mengonsumsi obat penurun panas. Setelah seperti itu, kondisi anak akan pulih dan membaik kembali dengan catatan berikan konsumsi makanan yang sehat dan dengan pola yang baik untuk anak-anak Anda.